KADES BANING SINTANG HIMBAU WARGANYA UNTUK WASPADA PADA MUSIM HUJAN KALI INI.

0
272

Kalbarinfo.com Sintang. Indonesia memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan penghujan. Saat ini banyak kota yang sudah mulai menyambut datangnya musim hujan. Seperti yang kita ketahui musim hujan sering menjadi penyebab seseorang terkena penyakit dan bencana alam.
Kepala desa Baning Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang. Muryadi S.Ag menyampaikan himbauan kepada masyarakat melalui kelembagaan desa serta RT dan RW supaya melakukan kerja bhakti dan gotong royong membersihkan lingkungan seperti membersihkan selokan atau gorong-gorong serta waspada akan datangnya  bencana banjir di saat musim penghujan dan cuaca ekstrim yang tidak bisa di prediksi saat ini dan untuk semua warga yang tinggal di sekitar pesisir aliran sungai Melawi dan Kapuas agar mewaspadai potensi yang rawan banjir dan tanah longsor.
“Karena curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi pada akhir akhir ini,saya selaku kepala desa Baning Sintang menghimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi terjadinya banjir,selain itu saya juga memberikan arahan kepada warga untuk memotong dahan pohon yang sekiranya rentan tumbang, karena hal tersebut sangat membahayakan keselamatan warga,”ujar Muryadi ketika dihubungi awak media via wa pada rabu (5/10/2022)
Selain itu juga Muryadi sebagai Kepala desa  Baning Sintang menghimbau agar warganya  menjaga kesehatan dengan menerapkan gerakan 3M  (Memakai masker,Mencuci tangan,Menjaga jarak) serta menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran virus covid- 19

“Yang pasti saya selaku kepala desa Baning Sintang tetap berharap serta  menghimbau kepada seluruh warga saya di Baning kota khususnya dan masyarakat Kabupaten Sintang pada umum nya supaya lebih waspada terhadap masuk nya musim penghujan kali ini , terutama bagi warga yang tinggal di pesisir sungai melawi dan sungai kapuas yang lebih mudah terkena banjir, serta tetap semangat dan selalu menjaga stamina dan kesehatan tubuh masing – masing  yang mana pandemi covid -19 masih belum berakhir sampai saat ini’ tutur muryadi.