Jangan Tambah Kesengsaraan Rakyat

0
262
Poto ilustrasi

*Soal Rencana PPN Sembako

PONTIANAK : Ketua Partai Berkarya Kalbar M Husni Thamrien menyayangkan rencana pemerintah untuk menarik pajak pada sembako dan pendidikan.
“Masih banyak solusi atau cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, ” katanya kemarin.
Meningkatkan pendapatan negara bukan dengan cara menyengsarakan rakyat.
Apalagi situasi sekarang ini yang masih dibayang bayangi dengan terus naiknya kasus covid 19.
“Pemerintah pasti punya cara yang lebih bijak. Bukan sekedar cari jalan mudah saja,” tegas Husni.
Bertindaklah yang bijak.Karena sekarang ini rakyat sudah sangat menderita.
Menteri keuangan Sri Mulyani jangan cuma bisa jadi drakula.
Kasihan rakyat. Semua dibebankan pada rakyat.
Meskipun disebutkan yang bakal kena PPN adalah jenis sembako premium tetap saja pada akhirnya rakyat yang menderita.
“Carilah solusi terbaik. Pasti ada jalan terbaik tanpa harus menambah derita rakyat,” tuturnya.
Harusnya pemerintah mensubsidi rakyat memudahkan mendapatkan sembako dengan harga murah bukan sebaliknya, kata Husni.

* APINDO Prihatin
Sementara itu ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo Kalbar) Andreas Acui Simanjaya juga menegaskan kalau dia tidak menyetujui rencana PPN pada sembako.
” Kebijakan ini sangat tidak kreatif., bahkan dapat memicu kenaikan angka kemiskinan, ” katanya.
Seharusnya rakyat mendapat bantuan pangan bukan malah dikenakan pajak, katanya.
Jadi saran saya pemerintah harus lebih kreatif cari sumber lainlah jangan pajaki kebutuhan dasar orang banyak yang seharusnya dijamin keberadaannya oleh pemerintah, katanya mengakhiri (lyn)