BUPATI BUKA GAWAI ADAT MANGKU BENUA

0
61

Kalbarinfo.com – Sintang – Bupati Sintang dr. H Jarot Winarno membuka gawai adat tutup Peuma Tahun 2019 dengan Tema “ Mangku Benua” Yang Di Laksanakan di desa Topan Nanga Kecamatan Kayan hulu Pada Hari Kamis 27/ 6/ 2019 malam.
Bupati sintang, H. Jarot Winarno pukul gong sebanyak tujuh kali tanda di buka nya gawai Adat Mangku Benua dalam Acara Pegowai Tutup Tahun Peuma 2019 Desa Topan Nanga kecamatan kayan hulu,
Bupati,Gawai Merupakan Rasa Syukur Kita Kepada Tuhan yang maha kuasa atas apa yang telah kita peroleh dan rasakan dari alam yang telah menyediakan kehidupan bagi kita selama ini,
adat istiadat seperti ini sudah turun temurun di lakukan dari para pendahulu kita yang merupakan wujud syukur kepada tuhan yang maha kuasa yang telah memberikan kehidupan kepada kita
dengan kegiatan gawai ini mari kita menjaga kerukunan sesama masyarakat,keseimbangan dengan alam sehingga mampu menciptakan suasana yang nyaman dan tentram saling menghargai dengan begitu mampu mempersatukan kita itulah kekuatan kita supaya kita saling berhubungan baik dengan benua dan alam yang harus kita lestarikan.
Jarot,dengan moment gawai ini mari kita ciptakan suasana yang tentram aman dan damai sehingga kita mampu bersatu dalam membangun desa kita lebih maju dan mandiri Seperti kita ketahui di Desa Dopan Nanga ini mempunyai putra daerah yang menjadi pejabat pemerintahan di kabupaten sintang sudah saatnya kita mambangun desa kita menjadi desa maju dan mandiri yang mampu mensejahterakan masyarakat topan nanga ini
Dengan tercipta nya suasana yang kondusif kita dapat saling bahu membahu saling membantu dalam pembangunan,baik membangun sumber daya manusia maupun membangun infrastruktur yang lain nya. Dengan begitu kita dapat memajukan desa kita dari ketertingalan dan kemiskinan.mengginggat di kabupaten sintang ini masih ada 42 ribu orang atau 10,23 porsen yang hidup dibawah garis kemiskinan,seperti yang kita ketahui bahwa penyebabnya yaitu kesadaran kita semua untuk membangun ekonomi kerakyatan yang mampu mensejahterakan masyarakat .
Syarifudin, Menjabat Sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum,Politik Dan Pemerintahan Juga Sebagai Pewaris Mangku Benua Keturunan Tertua Dari Pendiri Desa Topan Nanga yang pertama dan merupakan putra daerah dari desa topan nanga kecamatan kayan hulu
menurut sayarifudin dari bahasa dayak kebahan desa topan nanga istilah gawai di sebut pegowai dan itulah sebutan asli dari keturunan pendahulu kita.memaknai gawai ini merupakan rasa syukur kita kepada tuhan yang telah membimbing dan memberikan rejeki kepada kita,selayaknya kita mengucapkan rasa syukur kita dengan mengadakan gawai dalam arti luas kita telah memperoleh rejeki yang telah di berikan alam kepada kita,
Syarifudin juga mengajak masyarakat desa topan nanga khususnya mari kita membangun desa kita bersama dengan kekayaan alam yang ada di desa kita,kita punya kekayaan alam yang dapat kita jadikan obyek wisata yang bisa kita jadikan modal untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat topan nanga inisehinga tercipta hubungan baik antara kita sesama manusia dan alam.