BUPATI SINTANG TUTUP TURNAMEN PULAU JAYA CUP DAN BAGIKAN SERTIFIKAT TANAH KEPADA MASYARAKAT

0
273

 

KALBARINFO.COM – SINTANG. Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph melakukan kunjungan kerja ke Desa Pulau Jaya, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang Sabtu (12/1/19). Dalam kunjungannya, Bupati Sintang melakukan dua kegiatan yakni pembagian sertifikat tanah secara seimbolis kepada masyarakat Desa Pulau Jaya dan Desa Pinang Baru dan menutup turnamen Pulau Jaya Cup 2018. Turut mendampingi orang nomor satu di Kabupaten Sintang tersebut, Kepala BPN Sintang Junaedi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harysinto Linoh, Kepala DPMPD Kabupaten Sintang Herkolanus Roni.

Setibanya di Desa Pulau Jaya, Bupati Sintang Jarot Winarno langsung melakukan kegiatan pembagian sertifikat tanah yang di laksanakan di Aula Gedung Serbaguna Desa Pulau Jaya. Dalam kesempatan itu Jarot mengatakan turut berbahagia bisa hadir langsung guna menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah yang merupakan program pemerintah pusat kepada masyarakat Desa Pulau Jaya dan Desa Pinang Baru. Jarot menjelaskan tujuan dari pada sertifikat tanah ini sangat penting agar hak masyarakat atau rakyat atas tanah lebih jelas, sehingga tidak adanya koflik terkait mengenai batas kepemilikan tanah, karena dalam sertfikat tanah tersebut sudah jelas data-data hak atas tanah.

“kemudian dengan adanya sertifikat ini, kalau kita perlu dana bisa kita terapkan untuk pinjaman baik itu Credit Union atau bank, dana hasil pinjaman itu bisa di kelola entah itu untuk usaha, berladang, nanam cabe, nanam sayur dan lainnya, agar hasilnya bisa untuk di jual dan kebutuhan hidup sehari-hari sehingga masyarakat lebih sejahtera, sertifikat tanah yang ada ni di jaga, tanah kita semua dijaga tetapi jangan ditelantarkan”pesan jarot.

Jarot menambahkan  saat ini pemerintah Kabupaten Sintang dan aliansi masyarakat adat sedang menyusun hak masyarakat adat sehingga nanti hak masyarakat secara pribadi lebih jelas kemudian hak masyarakat adat juga jelas, agar kedepan hal itu untuk menghindari terjadi masalah masyarakat dengan perusahaan.

Kepala BPN Kabupaten Sintang Junaedi mengatakan tahun 2018 lalu BPN Sintang sudah menerbitkan sebanyak 18900 sertifikat tanah. Untuk kegiatan hari Sabtu ini di gedung serba guna Desa Pulau Jayayang menerima sertifakat secara simbolisada 21 warga dari dua Desa yakni Pulau Jaya dan Pinang baru. Untuk Desa Pulau Jaya sendiri ada 549 sertifkat warga yang sudah jadi dan bagi masyarakat yang belum di harapkan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan BPN Sintang.

“pesan saya kalau sudah menerima sertifikat tolong dijaga tanahnya pasang patoknya supaya tidak terjadi lagi silang sengketa tanah, dengan adanya sertifikat Bapak/Ibu sekalian jelas melihat batas tanahnya posisinya, seperti apa luasnya, seperti apa kalau pun nanti terjadi silang kita silakan bawa ke BPN untuk dilakukan permohonan pengembalian batas, lebih bagus lagi ada kesepakatan antara pihak bahwa di mana posisi tanahnya, mari kita pasang batok”pesan Junaedi.

Sementara itu terkait kegiatan penutupan turnamen sepakbola Pulau Jaya Cup tahun 2018, Jarot Winarno sangat memberikan apresiasi atas terselengaranya turnamen tersebut, terlebih Pulau Jaya Cup ini juga di ikutsertakan pertandingan untuk kategori putri, untuk itu dirinya meminta turnamen ini terus di gelar, agar pembinaan olahraga khususnya sepakbola di desa berjalan terus menerus sehingga kedepan akan muncul bibit-bibit pemain berkualitas untuk Kabupaten Sintang.

“saya bangga bisa hadir langsung, tahun lalu saya tidak bisa hadir, tahun ini Alhamdulillah saya bisa hadir menutup turnamen ini, saya juga sempat nonton sebentar team putri main, pamain putri ini harus di bina, karena Bupati CUP 2019 ini rencana kita akan juga di gelar untuk kategori putrinya”kata jarot.

Untuk itu Jarot meminta dilakukan pembinaan terus bibit muda sepakbola di Desa Pulau jaya terutama di bawah usia 15 tahun baik putra maupun putri, karena nantinya bisa memperkuat team Kecamatan Tempunak pada turnamen Bupati Cup kedepannya.

Katua Panitia kegiatan turnamen Pulau Jaya Cup 2018 Yohanse Inggu mengatakan turnamen ini di gelar setiap tahunnya dalam rangak memperingati ulang tahun desa Pulau jaya yang di gelar sejak tahun 2014 lalu. Untuk tahun 2018 turnmaen ini diikuti 50 team putra dan 21 team putri yang berasal dari Kecamatan Sepauuk, Kecamatan Tempunak dan Kecamatan Sungai Tebelian.

“turnamen ini di gelar sejak 26 oktober 2018 lalu ya dengan sistem gugur, untuk para team pemenang mendapatkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan yang telah di siapkan panitia, kita juga memberikan penghargaan bagi topskor, pemain terbaik dan tim terbaik, puji tuhan pak bupati juga ada bantu kita panitia karena kita kekurangan anggaran kemarin ya” kata inggu.(KI)