Kabupaten Sintang Membara di Minggu Pertama 2019

0
555

 

 

KalbaInfo.com – Sintang –  Senin dini hari sebanyak Sepuluh Rumah Toko (Ruko) yang terletak di Jalan YC Oevang Oeray, Desa Baning Kota, Kecamatan Sintang di lalap sijago merah.

Kebakaran yang meng hanguskan 10 ruko itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.58 WIB. Akibat kejadian, tidak hanya bangunan ruko yang habis, tapi seluruh isinya juga yang merupakan usaha dan harta benda para penghuninya ludes dilalap api.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tapi kebakaran di malam Hari tersebut mengakibatkan kerugian material miliaran rupiah.

Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang, Yudius membenarkan adanya kebakaran Yang menghanguskan 10 ruko berkontruksi semi permanen.

“Petugas piket kita mendapatkan informasi sekitar pukul 01.58 WIB dan langsung menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara) saat itu juga,” ujarnya.

Yudius mengatakan pihaknya dibantu Busera menurunkan kekuatan penuh untuk upaya pemadaman tersebut. Pada pukul 03.30 WIB api sudah dapat dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan.

“Ada 80 personil yang kita turunkan dan seluruh armada kita kerahkan untuk pemadaman tersebut. Kita juga dibantu oleh Busera, TNI dan Polri. Hujan yang cukup deras juga cukup membantu proses pemadaman dan pendinginan ini,” ucapnya.

Ketika ditanya mengenai sebab dari terjadinya kebakaran tersebut, Yudius menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui dengan pasti penyebabnya. Hanya saja, dirinya memastikan bahwa pada insiden ini tidak ada korban jiwa.

“Untuk penyebab dan taksiran kerugian, itu bukan wewenang kami. Kami hanya bertugas melakukan pemadaman dan penyelamatan serta mengantisipasi agar api tidak merembet pada bangunan lainnya,” tukasnya

Tinjau Kebakaran

Pacsa kebakaran Yang mengha guskan 10 ruko di jalan YC Oevang Oeray, bupati Sintang Jarot Winarno didamping Beberapa kepala Kepala OPD.

Dalam kesempatan tersebut Jarot mengaku prihatin atas kebakaran itu. Jarot mengingatkan bahwa pemilik ruko meski harus waspada terhadap arus pendek konsleting listrik.

“Sebagian besar sebabnya karena arus pendek korsleting listrik, makanya seeing kita ingatkan supaya tidak terjadi hal Yang kita tidak ingatkan seperti sekarang ini,”kata Jarot.

Menurut Jarot ada beberapa langkah yang bisa kita (Pemerintah Daerah) lakukan bagi para korban terdampak. Pemerintah akan memberikan kemudahan pada proses percepatan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) apabila bangunan yang terbakar akan segera dibangun.

“Selain itu, pemerintah akan memberikan surat keterangan rekomendasi yang menguatkan untuk mempermudah proses di notaris guna proses pembangunan kembali, “kata Jarot. (KI)