Tuah Mangasih “Soal Peti Oknum Aparat Penegak Hukum Harus Bersikap Adil”

0
15

Kalbarinfo.com Sintang – Tidak berlaku adilnya  oknum aparat penegak hukum  dalam melakukan penertiban aktifitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sintang begitu kelihatan . Pasalnya, sejauh ini hanya pekerja kecil yang ditindak yang besar-besar tidak.. “Banyak bos-bos dan pekerja tambang yang menggunakan alat besar, bahkan melakukan aktivitas PETI-nya di aliran Sungai Kapuas. Kok tidak ditindak bahkan kesannya terlihat aman,” ucap Anggota DPRD Sintang, Tuah Mangasih, Jumat (23/11/2018). Oleh karenanya, anggota dewan dari Partai PDIP ini berharap kepada aparat penegak hukum untuk berlaku adil dalam mengambil tindakan penertiban aktifitas PETI. “Kalau pekerja kecil ditertipkan , maka yang besar-besar  juga harus ikut ditertibkan. Artinya, jangan ada kesan pilih kasih dalam penertiban PETI di wilayah Kabupaten Sintang,” tuturnya. Lucunya, kata Tuah, pada saat giat penertiban dilakukan, mereka para pekerja PETI berhenti bekerja. Seperti operasi tersebut telah bocor. Tetapi lanting dan mesinnya masih terlihat. “Kenapa tidak diambil tindakan?. Jangan lah hukum itu di berlakukan tajam hanya untuk orang kecil saja, tapi tumpul untuk orang yang punya uang dan kekuasaan,” pintanya. Menurut Tuah, persoalan PETI di Kabupaten Sintang tidak akan habis, apabila tidak ditindak secara adil dan merata. Apalagi, dampak yang ditimbulkan akibat aktifitas PETI sangat buruk. Terlebih aktifitasnya dilakukan di aliran sungai. “Tentunya kualitas air di sungai jadi tidak sehat,” tutupnya. (KI)