Terry Ibrahim : Pentingnya Pengawasan Penggunaan DD dan ADD

0
10

 

Kalbarinfo.com – Sintang –  Pemerintah akan memperketat pengawasan penggunaan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD). Langkah itu penting lantaran hingga kini masih banyak ditemukan adanya penyelewengan terkait penggunaan Dana Desa.

Masih Banyak ditemukannya masalah dan penyelewengan dalam penggunaan Dana Desa Membuat perlunya pengetatan  dalam pengawasan Pengunaan dana desa.

Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim mengungkapkan, Dana Desa yang dianggarkan pemerintah memang tergolong sangat besar. Sehingga penggunaannya  dapat lebih memajukan keberadaan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa tersebut.

“Agar penggunaan Dana Desa bisa efektif dan efisien tentunya harus dimulai dengan perencanaan yang matang. Dengan melibatkan pihak-pihak terkait di desa,” ungkap  Terry.
Setelah dilakukan perencanaan dan penganggaran yang baik serta matang, baru dilakukan pelaksanaan pekerjaan secara transparan. Dengan melibatkan masyarakat dalam pengerjaan di lapangan.
“Sehingga bermanfaat ganda bagi peningkatan kesempatan kerja berupa padat karya,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Sintang ini juga  berpendapat, kegiatan pembangunan desa perlu pengawasan yang ketat oleh masyarakat bersama lembaga-lembaga yang ada , Sehingga apa yang telah direncanakan sebelumnya dapat terlaksana sesuai harapan masyarakat.

Begitu pula halnya dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD), Terry mengungkapkan, meskipun nilainya tidak cukup banyak, tetapi cukup menjadi komplementer bagi Dana Desa.
“Mulai dari anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN semuanya harus saling terkait dan saling melengkapi,” tegasnya.
Sehingga  untuk memajukan pembangunan desa menjadi lebih cepat  dan bisa   meningkatkan kesejahteraanhidup  masyarakat. Terutama di bidang perekonomian

“Harapan kita  semua harus bersinergi untuk menyukseskan pembangunan di NKRI dan jangan bermain-main dengan anggaran dana yang sudah di siapkan oleh pemerintah,Tegasnya. (KI)