BUPATI SINTANG RESMIKAN VIHARA MAITREYA AGUNG SINTANG

0
20

 KALBARINFO.COM  Sintang- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH meresmikan gedung baru Vihara Maitreya Agung Sintang Minggu pagi (22/7/18). Kegiatan tersebut turut di hadiri Anggota DPRD Kabupaten Sintang Hermanto Aci dan Florensius Roni dan unsur terkait lainnya. Dalam sambutannya jarot mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang sangat mengapresiasi atas presmian dan keberadaan Vihara yang di bangun oleh umat Budha di Sintang ini, karena ia menilai adanya gedung Vihara yang baru ini menjadi upaya nyata mendukung penyediaan sarana dan prasaran pembinaan mental dan spiritual serta pemantapan keagamaan bagi umat budha di Sintang secara khusus.

“dengan adanya gedung gedung vihara yang baru ini umat Budha sintang memiliki tempat yang representative untuk mengembangkan kualitas keagamaan dan memperteguh kadar keimanan, saya berharap dari gedung vihara ini akan mengalir segala tindakan kebajikan yang lebih banyak lagi di tengah masyarakat sintang”kata jarot.

Di jelaskan jarot bahwa pemerintah daerah telah merumusakan visi untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang religius karena pemerintah menyadari bahwa pondasi keimanan masyarakat memiliki dampak besar dalam kehidupan baik itu kehidupan pribadai maupun kehidupan dalam masyarakat. “dari visi inilah akan di lakukan berbagai upaya peningkatan kualitas kehidupan beragama di kabupaten sintang sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang bermoral, beretika, berbudaya dan beradap”jelas Jarot.

Untuk itu di tambahkan Jarot bahwa sebagai upaya menjaga kebersamaan yang ada semua pihak harus mampu memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sintang sehingga suasana hidup yang rukun dan harmonis dapat terwujud dengan optimal.

Sementara itu ketua panitia kegiatan presmian Vihara Maitreya Agung Sintang Hendra Bonardi mengatakan pembangunan Vihara Maitreya Agung Sintang ini menempatai lahan seluas 1.020 m2 yang terdiri dari 4,5 lantai  dan menelan biaya kurang lebih 4 miliyar rupiah dengan sumber dana dari para donatur dan juga bantuan dari pemerintah serta swadaya umat dengan masa pembangunan selama 3 tahun.

“lantai basement merupakan tempat parkir dan ruang makan serta dapur, lantai 2 adalah kamar tidur dan para pengabdi vihara, lantai 2,5 adalah ruang belajar anak-anak sekolah minggu, lantai 3 ruang pertemuan dan dharma sala serta lantai 4 adalah ruang bhakti sala”kata Hendra.(nank)