RAPAT KOORDINASI KONSULTASI PERENCANAAN KAWASAN PERMUKIMAN PERBATASAN LOKASI PRIORITAS II KETUNGAU HULU KABUPATEN SINTANG.

0
24

Kalbarinfo.com.Sintang.Sebagai  penjabaran  Nawacita  dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional(RPJMN) tahun 2015/2019, serta meningkatkan pertumbuhan kawasan perbatasan dan sekitarnya , Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta karya, Kementrian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat- RI, Pemerintah Kabupaten Sintang  hari  ini Selasa,15/05/2018  melaksanakan Rapat Koordinasi Konsultan Perencanaan Kawasan Permukiman Perbatasan Lokasi Prioritas  II  Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat di My Home Hotel secara langsung dibuka Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH.

Dalam sambutanya  Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH.  menyatakan,  Pemerintah Kabupaten sintang sangat mendukung dengan Program Nasional Pemerintah Pusat dalam  meningkatkan pembangunan  di kawasan perbatasan tersebut”beberapa kawasan sudah kita atur ,produk Hukum juga sudah kita miliki , dan kita sudah memiliki RTRW dibeberapa tempat kita sudah  membuat ritel Tata Ruang nya untuk Kota Sintang  sekitarnya, kita sudah mulai membuat perencanaan strategis  lingkungan hidup dan kehutanan Serawai Ambalau yang sudah hampir selesai, tetapi untuk kawasan perbatasan  hanya memiliki  RTRW saja   dan sudah terakomodir Pusat  Kawasan Strategis Nasional”.

Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH. menjelaskan, namun yang menjadi maslah saat ini adalah “beberapa waktu lalu di  salah satu Media harian disebutkan bahwa  PLBN Sunagi  Kelik  kabupaten Sintang termasuk 1 dari 8 PLBN baru  yang mulai akan dibangun sejak Tahun 2018 , Sumber beritanya dari kementrian PUPR,  jadi kita di daerah Perbatasan ini belum punya  apa-apa”pembangunan berjalan terus  kita tau bahwa  dikawasan hutan lindung, Kawasan hutan produksi Terbatas  bahkan sedikit dikawasan itu  ada Hutan Konversi”.

Selain itu   Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH, juga menambahkan  bahkan di Lokasi  tersebut di kawasan  Hutan Lindung dan kawasan produksi Terbatas saat ini banyak sekali   Sungai kelik banyak Petani swadaya  pada umumnya mereka menanam  Lada serta dialokasi tersebut juga dialokasikan pembangunan jalan , jembatan  , dan  Pembangunan Perumahan”jadi semua yang kita bangun itu karena kita belum mempunyai rencana Ditel  Tata Ruang Kawasan perbatasan  semuanya nebak-nebak atau kira-kira.”

Jarot Winarno  menegaskan,  pihaknnya sangat senang dengan pelaksanaan  Rapat Koordinasi Konsultan Perencanaan Kawasan Permukiman Perbatasan Lokasi Prioritas  II  Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat hari  ini Selasa,15/05/2018  di Hotel My Home  yang dihadiri Tim  semua pihak terkait,  tim Konsultan Kementerian  PUPR, Lembaga Vertikal, termasuk dari Propinsi Kalimantan Barat,  guna masukan membangun wilayah perbatasan di Kabupaten Sintang.(nk/hum)