JADI PEMATERI PELATIHAN LINMAS, BUPATI SINTANG SAMPAIKAN 4 PILAR KEBANGSAAN

0
37

Kalbarinfo.com Sintang.Pemerintah Kecamatan Binjai menggelar pelatihan Perlindungan Masyarakat atau LINMAS Desa se-Kecamatan Binjai, yang dihadiri langsung oleh Bupati Sintang untuk memberikan materi, arahan, dan motivasi kepada para peserta pelatihan dengan mengangkat topik pembicaraan yaitu “Wawasan Kebangsaan”, kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kantor Camat Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, pada hari Senin (14/5/2018).

 

Dalam arahannya Bupati Sintang dihadapan para peserta pelatihan perlindungan masyarakat atau Linmas Desa se-Kecamatan Binjai, Jarot Winarno menyampaikan empat pilar kebangsaan yang perlu dicermati, “pertama adalah Pancasila, kemudian yang kedua adalah Undang-Undang Dasar 1945, ketiga adalah Bhinneka Tunggal Ika, dan yang keempat adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia”, kata Jarot.

Jarot melanjutkan dalam arahannya bahwa negara Indonesia memiliki ribuan pulau, memiliki beragam suku dan beragam jenis bahasa tetapi tetap satu, “dengan memiliki 17.504 pulau, 67 bahasa induk, dan 740 suku bangsa di Indonesia, tetapi kita tetap bersatu, itu semua karena ada empat pilar kebangsaan yang perlu kita pahami bersama”, sambungnya.

Menurut Jarot, bahwa tujuan untuk mendirikan sebuah Negara Republik Indonesia itu ada empat yang juga harus disimak, “pertama adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia maka dari itu sesuai nawacita Presiden Joko Widodo bahwa Negara harus hadir ditengah masyarakat dan pembangunan mulai dari pinggiran, kemudian yang kedua adalah memajukan kesejahteraan umum, yang ketiga mencerdaskan kehidupan bangsa, dan yang keempat ikut melaksanakan ketertiban dunia”, jelasnya.

Bupati Sintang juga mengajak para peserta pelatihan Linmas untuk tetap bekerja lebih baik dan netral dalam pelaksanaan pemilu yang akan segera tiba di tahun 2018 ini, “sebagai negara demokrasi ketiga di dunia tentunya kita sudah melaksanakan pemilu berkali-kali, kita bisa pastikan pemilu akan berlangsung dengan aman, kami berharap agar linmas dapat bekerja dengan baik saat pelaksanaan pemilu nantinya”, ajak Jarot.

Tak lupa pula Bupati Sintang memberikan pesan bahwa tetap jaga persatuan dan kesatuan serta para linmas untuk menerapkan siskamling kembali di desa masing-masing, “saat ini Indonesia sedang diuji persatuan dan kesatuannya, saya ingatkan bahwa indikasi adanya terorisme berada dimana-mana, tentunya kita harus mewaspadai hal tersebut, maka dari itu saya minta kalau bisa kegiatan siskamling dilaksanakan kembali dengan menerapkan wajib lapor 1×24 jam, setiap gerakan yang kira kira mencurigakan kita tanyai dengan baik, agar dapat menangkal radikalisme & terorisme disekitar kita, dan juga kita harus jaga persatuan dan kesatuan, tetap ingat empat pilar kebangsaan, dan kita teriakkan bahwa kita tidak takut terhadap terorisme”, pesan Jarot.

Sementara itu, Camat Binjai Hulu, Kusnidar menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini pertama kali dilaksanakan yang memiliki tujuan untuk membangun wawasan kebangsaan, “pelatihan ini belum pernah kita laksanakan, jadi kita mengangkat kembali fungsi daripada kegiatan linmas itu sendiri, karena tugas linmas untuk memberikan rasa keamanan di Desa-nya masing-masing, sehingga dipandang perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan ini yang berguna untuk membangun wawasan kebangsaan, meningkatkan rasa toleransi, kemudian menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilu, dan memberikan penguatan secara mentalitas”, kata Kusnidar.

Kusnidar menambahkan bahwa kegiatan pelatihan perlindungan masyarakat desa se-Kecamatan Binjai ini diikuti sebanyak 85 peserta, “jadi 1 desa itu sedianya ada 10 hingga 12 anggota linmas, tapi kita minta satu desa itu mengirimkan 5 anggota linmas untuk kegiatan ini, bahkan ada juga yang mengirimkan 6 sampai 7 anggota, sehingga total keseluruhan pesertanya sebanyak 85 orang”, tambahnya.(Nk)